Saham Dividen Terbesar 2026 untuk Passive Income
15:19, 4 March 2026
Tips and Edu
By Jazzy Refadebby

logo
Source : MSID Investment Education

Berinvestasi saham bukan sekadar mengejar kenaikan harga atau capital gain. Bagi kamu yang menginginkan penghasilan tambahan tanpa harus bekerja aktif setiap hari, strategi dividend investing adalah kuncinya. Dengan memilih saham yang rajin membagikan laba, kamu bisa membangun passive income yang stabil dan berkelanjutan.

Memasuki tahun 2026, dinamika pasar modal Indonesia semakin menarik bagi para pencari passive income. Setelah melewati masa transisi ekonomi di tahun-tahun sebelumnya, kini banyak emiten yang telah mencapai stabilitas laba bersih yang solid. Bagi kamu yang ingin uang bekerja untukmu, strategi dividend investing tetap menjadi primadona untuk membangun kekayaan jangka panjang.

Melalui aplikasi Maybank Trade ID, kamu bisa dengan mudah menyaring emiten mana saja yang memiliki track record pembagian laba paling konsisten. Berikut adalah daftar saham dengan proyeksi dividen terbesar di tahun 2026 yang patut masuk dalam watchlist kamu.

Daftar Saham Dividen Terbesar 2026 untuk Passive Income

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

ITMG adalah "raja" dividen yang sesungguhnya di Bursa Efek Indonesia.

  • Karakteristik: Memiliki kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) yang sangat progresif, seringkali mencapai 90% - 100%.
  • Fakta 2026: Meskipun harga batubara dunia lebih stabil (normalisasi), efisiensi biaya tambang ITMG tetap terjaga.
  • Estimasi Yield: Jika harga saham berada di kisaran Rp25.000 - Rp28.000, potensi yield bisa mencapai 12-15%.
  • Analisis: Cocok untuk kamu yang memiliki profil risiko moderat-tinggi karena ketergantungan pada harga komoditas.

2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Sebagai anggota holding BUMN MIND ID, PTBA memiliki peran strategis sebagai penyumbang kas negara.

  • Karakteristik: Historis DPR dalam 3 tahun terakhir mencapai 100%.
  • Fakta 2026: Fokus pada hilirisasi dan peningkatan volume angkutan kereta api meningkatkan margin laba.
  • Estimasi Yield: Diproyeksikan stabil di angka 10-13%.
  • Analisis: Keamanan investasi lebih terjaga karena statusnya sebagai BUMN, namun perhatikan siklus harga batubara domestik.

3. PT United Tractors Tbk (UNTR)

UNTR adalah proxy terbaik untuk sektor pertambangan dan infrastruktur tanpa harus memiliki tambang batubara secara dominan.

  • Karakteristik: Saldo kas perusahaan sangat kuat dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang rendah.
  • Fakta 2026: Diversifikasi ke tambang emas dan nikel mulai menyumbang >30% pendapatan total.
  • Estimasi Yield: Berkisar antara 7-9%.
  • Analisis: Selain dividen, UNTR menawarkan potensi capital gain karena ekspansi bisnis yang agresif namun terukur.

4. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Emiten properti industri ini sering terlupakan, padahal merupakan pencetak dividen yang luar biasa.

  • Karakteristik: Tidak memiliki hutang berbunga (zero interest-bearing debt). Laba bersih hampir seluruhnya dikonversi menjadi dividen.
  • Fakta 2026: Masifnya pembangunan Data Center di kawasan Kota Deltamas meningkatkan permintaan lahan dengan margin tinggi.
  • Estimasi Yield: Sangat atraktif di kisaran 11-14%.
  • Analisis: Dividen biasanya dibagikan dua kali setahun (interim dan final) dengan jumlah yang cukup merata.

5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Pilihan utama untuk investor konservatif yang mengutamakan ketenangan pikiran.

  • Karakteristik: Bisnis monopolistic di segmen Fixed Broadband melalui Indihome dan dominasi Telkomsel.
  • Fakta 2026: Efisiensi pasca penggabungan unit bisnis konsumer dan korporat meningkatkan Free Cash Flow.
  • Estimasi Yield: Berada di angka 4,5-5,5%.
  • Analisis: Meski yield terlihat lebih kecil dibanding emiten tambang, pertumbuhan nilai investasi TLKM jauh lebih stabil dalam jangka panjang.

6. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

ADRO bertransformasi menjadi perusahaan energi terintegrasi dengan pilar Adaro Minerals dan Adaro Green.

  • Karakteristik: Manajemen yang sangat disiplin dalam menjaga struktur permodalan.
  • Fakta 2026: Operasional smelter aluminium mulai memberikan arus kas baru yang signifikan.
  • Estimasi Yield: Diprediksi di level 8-11%.
  • Analisis: Sering memberikan Special Dividend (dividen spesial) jika terdapat kelebihan kas yang tidak digunakan untuk ekspansi.

7. PT Astra International Tbk (ASII)

Sering disebut sebagai "miniatur ekonomi Indonesia".

  • Karakteristik: Memiliki 7 lini bisnis utama yang saling melengkapi (siklikal vs defensif).
  • Fakta 2026: Adopsi kendaraan listrik (EV) melalui infrastruktur Astra mulai mendominasi pasar domestik.
  • Estimasi Yield: Stabil di kisaran 6-7%.
  • Analisis: Investasi di ASII adalah investasi pada pertumbuhan konsumsi kelas menengah Indonesia.

8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Emiten konsumsi paling tangguh di bursa.

  • Karakteristik: Memiliki pricing power tinggi (mampu menaikkan harga tanpa kehilangan pelanggan).
  • Fakta 2026: Kontribusi pasar luar negeri (Timur Tengah dan Afrika) tumbuh pesat, memperkuat laba dalam mata uang asing.
  • Estimasi Yield: Berkisar 3-4%.
  • Analisis: Dividen mungkin tidak sebesar sektor tambang, namun risiko penurunan harga saham (downside risk) sangat kecil.

9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Pemain utama dalam distribusi gas bumi nasional.

  • Karakteristik: Bisnis transmisi gas memiliki hambatan masuk (barrier to entry) yang sangat tinggi.
  • Fakta 2026: Peningkatan pemanfaatan gas bumi untuk industri domestik sebagai energi transisi menguntungkan PGAS.
  • Estimasi Yield: Cukup kompetitif di angka 7-9%.
  • Analisis: Harga gas yang teregulasi memberikan kepastian pendapatan, sehingga dividen lebih mudah diprediksi.

10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Pengelola gerai Alfamart yang ada di setiap sudut jalan.

  • Karakteristik: Model bisnis cash-rich (banyak uang tunai) dengan perputaran persediaan yang cepat.
  • Faktu 2026: Integrasi layanan finansial di gerai (pembayaran, top-up, pengiriman uang) meningkatkan margin keuntungan.
  • Estimasi Yield: Sekitar 2-3%.
  • Analisis: AMRT adalah tipe saham growth stock yang juga memberikan dividen. Fokus utamanya adalah pada kenaikan harga saham yang konsisten setiap tahun.

Kode Saham

Sektor

Proyeksi Dividend Yield (2026)

Dividend Payout Ratio (DPR)

Konsistensi (5 Tahun)

ITMG

Energi (Batubara)

13% - 16%

70% - 95%

Sangat Tinggi

DMAS

Properti Industri

11% - 14%

85% - 100%

Tinggi

PTBA

Energi (BUMN)

10% - 12%

75% - 100%

Sangat Tinggi

ADRO

Energi & Mineral

8% - 11%

40% - 50%

Tinggi

BBRM

Perbankan (Big 4)

4% - 6%

75% - 85%

Sangat Tinggi

BMRI

Perbankan (Big 4)

4% - 5.5%

60% - 70%

Tinggi

PGAS

Infrastruktur Gas

7% - 9%

60% - 70%

Sedang

UNTR

Alat Berat

6% - 8%

40% - 50%

Tinggi

TLKM

Telekomunikasi

4% - 5%

60% - 80%

Sangat Tinggi

ASII

Holding / Otomotif

5% - 7%

45% - 50%

Tinggi

Sumber: https://www.idx.co.id/

Investasi saham di 2026 bukan lagi sekadar spekulasi harga. Dengan fokus pada dividen, kamu sedang membangun mesin uang otomatis. Pilihan ada di tanganmu: apakah ingin yield tinggi yang agresif seperti sektor batu bara, atau stabilitas yang tenang seperti sektor telekomunikasi dan konsumsi?

Apapun pilihanmu, Maybank Trade ID adalah alat tempur paling lengkap untuk mengeksekusinya. Dengan antarmuka yang intuitif dan riset dari analis berpengalaman, perjalanan investasimu akan jauh lebih terarah.

Saham Dividen Terbesar 2026 untuk Passive Income
Tips and Edu
by Jazzy Refadebby
15:19, 4 March 2026
logo
Source : MSID Investment Education

Berinvestasi saham bukan sekadar mengejar kenaikan harga atau capital gain. Bagi kamu yang menginginkan penghasilan tambahan tanpa harus bekerja aktif setiap hari, strategi dividend investing adalah kuncinya. Dengan memilih saham yang rajin membagikan laba, kamu bisa membangun passive income yang stabil dan berkelanjutan.

Memasuki tahun 2026, dinamika pasar modal Indonesia semakin menarik bagi para pencari passive income. Setelah melewati masa transisi ekonomi di tahun-tahun sebelumnya, kini banyak emiten yang telah mencapai stabilitas laba bersih yang solid. Bagi kamu yang ingin uang bekerja untukmu, strategi dividend investing tetap menjadi primadona untuk membangun kekayaan jangka panjang.

Melalui aplikasi Maybank Trade ID, kamu bisa dengan mudah menyaring emiten mana saja yang memiliki track record pembagian laba paling konsisten. Berikut adalah daftar saham dengan proyeksi dividen terbesar di tahun 2026 yang patut masuk dalam watchlist kamu.

Daftar Saham Dividen Terbesar 2026 untuk Passive Income

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

ITMG adalah "raja" dividen yang sesungguhnya di Bursa Efek Indonesia.

  • Karakteristik: Memiliki kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) yang sangat progresif, seringkali mencapai 90% - 100%.
  • Fakta 2026: Meskipun harga batubara dunia lebih stabil (normalisasi), efisiensi biaya tambang ITMG tetap terjaga.
  • Estimasi Yield: Jika harga saham berada di kisaran Rp25.000 - Rp28.000, potensi yield bisa mencapai 12-15%.
  • Analisis: Cocok untuk kamu yang memiliki profil risiko moderat-tinggi karena ketergantungan pada harga komoditas.

2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Sebagai anggota holding BUMN MIND ID, PTBA memiliki peran strategis sebagai penyumbang kas negara.

  • Karakteristik: Historis DPR dalam 3 tahun terakhir mencapai 100%.
  • Fakta 2026: Fokus pada hilirisasi dan peningkatan volume angkutan kereta api meningkatkan margin laba.
  • Estimasi Yield: Diproyeksikan stabil di angka 10-13%.
  • Analisis: Keamanan investasi lebih terjaga karena statusnya sebagai BUMN, namun perhatikan siklus harga batubara domestik.

3. PT United Tractors Tbk (UNTR)

UNTR adalah proxy terbaik untuk sektor pertambangan dan infrastruktur tanpa harus memiliki tambang batubara secara dominan.

  • Karakteristik: Saldo kas perusahaan sangat kuat dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang rendah.
  • Fakta 2026: Diversifikasi ke tambang emas dan nikel mulai menyumbang >30% pendapatan total.
  • Estimasi Yield: Berkisar antara 7-9%.
  • Analisis: Selain dividen, UNTR menawarkan potensi capital gain karena ekspansi bisnis yang agresif namun terukur.

4. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Emiten properti industri ini sering terlupakan, padahal merupakan pencetak dividen yang luar biasa.

  • Karakteristik: Tidak memiliki hutang berbunga (zero interest-bearing debt). Laba bersih hampir seluruhnya dikonversi menjadi dividen.
  • Fakta 2026: Masifnya pembangunan Data Center di kawasan Kota Deltamas meningkatkan permintaan lahan dengan margin tinggi.
  • Estimasi Yield: Sangat atraktif di kisaran 11-14%.
  • Analisis: Dividen biasanya dibagikan dua kali setahun (interim dan final) dengan jumlah yang cukup merata.

5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Pilihan utama untuk investor konservatif yang mengutamakan ketenangan pikiran.

  • Karakteristik: Bisnis monopolistic di segmen Fixed Broadband melalui Indihome dan dominasi Telkomsel.
  • Fakta 2026: Efisiensi pasca penggabungan unit bisnis konsumer dan korporat meningkatkan Free Cash Flow.
  • Estimasi Yield: Berada di angka 4,5-5,5%.
  • Analisis: Meski yield terlihat lebih kecil dibanding emiten tambang, pertumbuhan nilai investasi TLKM jauh lebih stabil dalam jangka panjang.

6. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

ADRO bertransformasi menjadi perusahaan energi terintegrasi dengan pilar Adaro Minerals dan Adaro Green.

  • Karakteristik: Manajemen yang sangat disiplin dalam menjaga struktur permodalan.
  • Fakta 2026: Operasional smelter aluminium mulai memberikan arus kas baru yang signifikan.
  • Estimasi Yield: Diprediksi di level 8-11%.
  • Analisis: Sering memberikan Special Dividend (dividen spesial) jika terdapat kelebihan kas yang tidak digunakan untuk ekspansi.

7. PT Astra International Tbk (ASII)

Sering disebut sebagai "miniatur ekonomi Indonesia".

  • Karakteristik: Memiliki 7 lini bisnis utama yang saling melengkapi (siklikal vs defensif).
  • Fakta 2026: Adopsi kendaraan listrik (EV) melalui infrastruktur Astra mulai mendominasi pasar domestik.
  • Estimasi Yield: Stabil di kisaran 6-7%.
  • Analisis: Investasi di ASII adalah investasi pada pertumbuhan konsumsi kelas menengah Indonesia.

8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Emiten konsumsi paling tangguh di bursa.

  • Karakteristik: Memiliki pricing power tinggi (mampu menaikkan harga tanpa kehilangan pelanggan).
  • Fakta 2026: Kontribusi pasar luar negeri (Timur Tengah dan Afrika) tumbuh pesat, memperkuat laba dalam mata uang asing.
  • Estimasi Yield: Berkisar 3-4%.
  • Analisis: Dividen mungkin tidak sebesar sektor tambang, namun risiko penurunan harga saham (downside risk) sangat kecil.

9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Pemain utama dalam distribusi gas bumi nasional.

  • Karakteristik: Bisnis transmisi gas memiliki hambatan masuk (barrier to entry) yang sangat tinggi.
  • Fakta 2026: Peningkatan pemanfaatan gas bumi untuk industri domestik sebagai energi transisi menguntungkan PGAS.
  • Estimasi Yield: Cukup kompetitif di angka 7-9%.
  • Analisis: Harga gas yang teregulasi memberikan kepastian pendapatan, sehingga dividen lebih mudah diprediksi.

10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Pengelola gerai Alfamart yang ada di setiap sudut jalan.

  • Karakteristik: Model bisnis cash-rich (banyak uang tunai) dengan perputaran persediaan yang cepat.
  • Faktu 2026: Integrasi layanan finansial di gerai (pembayaran, top-up, pengiriman uang) meningkatkan margin keuntungan.
  • Estimasi Yield: Sekitar 2-3%.
  • Analisis: AMRT adalah tipe saham growth stock yang juga memberikan dividen. Fokus utamanya adalah pada kenaikan harga saham yang konsisten setiap tahun.

Kode Saham

Sektor

Proyeksi Dividend Yield (2026)

Dividend Payout Ratio (DPR)

Konsistensi (5 Tahun)

ITMG

Energi (Batubara)

13% - 16%

70% - 95%

Sangat Tinggi

DMAS

Properti Industri

11% - 14%

85% - 100%

Tinggi

PTBA

Energi (BUMN)

10% - 12%

75% - 100%

Sangat Tinggi

ADRO

Energi & Mineral

8% - 11%

40% - 50%

Tinggi

BBRM

Perbankan (Big 4)

4% - 6%

75% - 85%

Sangat Tinggi

BMRI

Perbankan (Big 4)

4% - 5.5%

60% - 70%

Tinggi

PGAS

Infrastruktur Gas

7% - 9%

60% - 70%

Sedang

UNTR

Alat Berat

6% - 8%

40% - 50%

Tinggi

TLKM

Telekomunikasi

4% - 5%

60% - 80%

Sangat Tinggi

ASII

Holding / Otomotif

5% - 7%

45% - 50%

Tinggi

Sumber: https://www.idx.co.id/

Investasi saham di 2026 bukan lagi sekadar spekulasi harga. Dengan fokus pada dividen, kamu sedang membangun mesin uang otomatis. Pilihan ada di tanganmu: apakah ingin yield tinggi yang agresif seperti sektor batu bara, atau stabilitas yang tenang seperti sektor telekomunikasi dan konsumsi?

Apapun pilihanmu, Maybank Trade ID adalah alat tempur paling lengkap untuk mengeksekusinya. Dengan antarmuka yang intuitif dan riset dari analis berpengalaman, perjalanan investasimu akan jauh lebih terarah.

hero
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
icon

Trading yang Mulus dan Efisien

Buka potensi trading saham dengan Maybank Trade ID, aplikasi andalan Anda untuk trading yang mulus dan efisien. Baik Anda seorang investor berpengalaman atau baru memulai, platform kami menjamin pengalaman perdagangan yang lancar.

icon

Advanced Analytics dan Real-Time Data

Maybank Trade ID menyediakan data pasar real-time dan analisis lanjutan, memberi Anda kekuatan untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi. Tetap selangkah lebih maju dari pasar dengan platform canggih kami.

icon

Dipercaya oleh Ribuan Orang

Bergabunglah dengan ribuan trader yang mempercayai Maybank Trade ID untuk kebutuhan investasi mereka. Unduh sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju trading yang lebih cerdas dengan alat intuitif dan dukungan yang dapat diandalkan.

Download New Maybank Trade ID by clicking these buttons below
App Store
Play Store
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
hero
Trading yang Mulus dan Efisien
hero
Advanced Analytics dan Real-Time Data
hero
Dipercaya oleh Ribuan Orang
Download Maybank Trade ID
app-storeapp-store

Alamat Kantor Pusat Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo KSEILogo IDLogo SIPFLogo Nabung

Alamat Kantor Pusat

Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

iconiconicon

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo Nabung
Logo KSEILogo IDLogo SIPF