Kode Broker Kembali: Intip Bocoran Saham Pilihan!
10:30, 12 February 2026
Market News
By Jazzy Refadebby

logo
Source : MSID Investment Education

Wajah pasar modal Indonesia kembali berubah drastis setelah muncul sinyal kejutan dari regulator. Di tengah gejolak sentimen global, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sinyal akan mengembalikan fitur yang paling dinanti oleh investor ritel, bersamaan dengan kebangkitan raksasa konglomerasi yang sempat tertekan hebat.

Bagaimana pengaruh kebijakan baru bursa ini terhadap likuiditas pasar, dan apakah meroketnya saham-saham seperti PANI serta TPIA menjadi tanda awal rotasi besar di tahun 2026?

Berikut adalah poin-poin penting yang menjadi perhatian pasar saat ini:

1. Sinyal Kembalinya Kode Broker: Mengapa Ini Penting?

Menurut Fath Aliansyah, Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas, meskipun belum menjadi prioritas utama instan dalam timetable bursa, peluang dibukanya kembali kode broker sangat besar untuk meningkatkan transparansi.

  • Dampak pada Likuiditas: Pembukaan kode broker dipercaya akan menarik minat investor ritel yang sangat bergantung pada data transaksi broker untuk mengambil keputusan. Kembalinya fitur ini diprediksi akan meningkatkan volume transaksi harian secara keseluruhan.
  • Progres Bertahap: Bursa saat ini sudah mulai membuka kode domisili (lokal/asing) di akhir sesi. Jika kode broker benar-benar dibuka kembali, hal ini dianggap sebagai sinyal bahwa regulator sangat serius dalam membenahi mekanisme pasar pasca kebijakan interim freeze dari penyedia indeks global.

2. Mandat Free Float 15%: Strategi "Lobi" Indeks Global

Pembahasan mengenai free float ini sangat krusial karena berkaitan dengan kepercayaan investor asing.

  • Pendampingan Agresif: Bursa tidak hanya sekadar memerintah, tetapi melakukan pendampingan kepada 267 emiten yang saat ini porsi publiknya masih di bawah standar 15%.
  • Fokus pada Emiten Besar: Dari ratusan emiten tersebut, terdapat sekitar 49 emiten yang memiliki bobot pasar sangat besar (mempengaruhi 80-90% pergerakan market). Pemenuhan target 15% ini adalah upaya nyata bursa agar saham-saham Indonesia kembali memenuhi kriteria Index Review global dan menghindari downgrade lebih lanjut.

3. Efek Domino Saham Konglomerasi: Rebound PANI & TPIA

Salah satu poin paling menarik adalah observasi terhadap saham-saham milik konglomerat. Fath menyoroti fenomena PANI (Grup Agung Sedayu/Salim) dan TPIA (Grup Barito/Prajogo Pangestu).

  • Anomali Pasca-MSCI: Saat pengumuman negatif dari MSCI keluar, saham-saham ini sempat terseret jatuh hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB). Namun, dalam waktu singkat, keduanya berhasil rebound bahkan melampaui harga sebelum koreksi.
  • Sinyal Akumulasi: Pembalikan arah dengan volume masif ini menjadi indikator bahwa "gameplay" saham konglomerasi berbeda dengan saham blue chip perbankan. Ada demand yang sangat besar di harga bawah, yang memicu spekulasi terjadinya rotasi modal kembali ke saham-saham grup konglomerat lainnya (seperti BREN atau saham grup Salim lainnya).

4. Proyeksi Bullion Bank BRIS: Alpha di Tengah Harga Emas

Pembahasan mengenai BRIS dalam live tersebut mengaitkan sisi fundamental bank dengan tren komoditas global.

  • Proksi Emas: BRIS memiliki keunggulan kompetitif sebagai salah satu bank yang memiliki lini bisnis emas yang kuat (bullion bank). Ketika harga emas dunia melonjak, BRIS mendapatkan sentimen positif yang tidak dimiliki oleh bank konvensional.
  • Alpha & Pertumbuhan: Fath  menjelaskan bahwa BRIS mampu memberikan Alpha (imbal hasil di atas rata-rata pasar) karena fundamentalnya tetap on-track dan minat investor terhadap saham syariah ini tetap tinggi meskipun porsi free float-nya masih di bawah 15%. Secara teknikal, Chartist Maybank Sekuritas, Satriawan, pun mengonfirmasi bahwa selama BRIS bertahan di atas level 2.330, potensi reli menuju 3.000 masih terbuka lebar.

Analisis Saham Teknikal

Berdasarkan hasil analisis teknikal Tim Investment Specialist Maybank Sekuritas, berikut adalah saham-saham dengan potensi pergerakan menarik:

Saham

Rekomendasi

Target Harga

Support Terdekat

BRIS

Buy on Weakness

2.630 - 3.040

2.270

BBTN

Buy

1.350 - 1.495

1.235

APLN

Speculative Buy

165

134

 

 

 

 

 

 

 

Selain daftar di atas, Satriawan memberi saran untuk memperhatikan pergerakan SSIA juga yang sedang menguji area resistance penting akibat katalis Tol Patimban, serta SMRA yang mulai diakumulasi seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Kesimpulan: Strategi & Momentum Saham

Kebijakan baru bursa mengenai transparansi kode broker dan mandat free float 15% merupakan langkah strategis untuk membawa pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi. Di sisi lain, kembalinya gairah pada saham konglomerasi seperti PANI dan TPIA memberikan sinyal bahwa kepercayaan investor domestik tetap solid di tengah dinamika indeks global.

Bagi investor, momentum ini adalah saat yang tepat, terutama pada sektor-sektor yang memiliki katalis unik dengan potensi bullion bank-nya. Jangan lewatkan momentum ini tanpa persiapan matang. Pastikan kamu memantau area support ketat untuk mengantisipasi volatilitas yang mungkin terjadi akibat perubahan kebijakan bursa.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan merupakan rekomendasi beli atau jual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu lakukan riset mandiri dan sesuaikan dengan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Tonton selengkapnya di: YouTube Maybank Sekuritas - Tiger Insights

Kode Broker Kembali: Intip Bocoran Saham Pilihan!
Market News
by Jazzy Refadebby
10:30, 12 February 2026
logo
Source : MSID Investment Education

Wajah pasar modal Indonesia kembali berubah drastis setelah muncul sinyal kejutan dari regulator. Di tengah gejolak sentimen global, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sinyal akan mengembalikan fitur yang paling dinanti oleh investor ritel, bersamaan dengan kebangkitan raksasa konglomerasi yang sempat tertekan hebat.

Bagaimana pengaruh kebijakan baru bursa ini terhadap likuiditas pasar, dan apakah meroketnya saham-saham seperti PANI serta TPIA menjadi tanda awal rotasi besar di tahun 2026?

Berikut adalah poin-poin penting yang menjadi perhatian pasar saat ini:

1. Sinyal Kembalinya Kode Broker: Mengapa Ini Penting?

Menurut Fath Aliansyah, Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas, meskipun belum menjadi prioritas utama instan dalam timetable bursa, peluang dibukanya kembali kode broker sangat besar untuk meningkatkan transparansi.

  • Dampak pada Likuiditas: Pembukaan kode broker dipercaya akan menarik minat investor ritel yang sangat bergantung pada data transaksi broker untuk mengambil keputusan. Kembalinya fitur ini diprediksi akan meningkatkan volume transaksi harian secara keseluruhan.
  • Progres Bertahap: Bursa saat ini sudah mulai membuka kode domisili (lokal/asing) di akhir sesi. Jika kode broker benar-benar dibuka kembali, hal ini dianggap sebagai sinyal bahwa regulator sangat serius dalam membenahi mekanisme pasar pasca kebijakan interim freeze dari penyedia indeks global.

2. Mandat Free Float 15%: Strategi "Lobi" Indeks Global

Pembahasan mengenai free float ini sangat krusial karena berkaitan dengan kepercayaan investor asing.

  • Pendampingan Agresif: Bursa tidak hanya sekadar memerintah, tetapi melakukan pendampingan kepada 267 emiten yang saat ini porsi publiknya masih di bawah standar 15%.
  • Fokus pada Emiten Besar: Dari ratusan emiten tersebut, terdapat sekitar 49 emiten yang memiliki bobot pasar sangat besar (mempengaruhi 80-90% pergerakan market). Pemenuhan target 15% ini adalah upaya nyata bursa agar saham-saham Indonesia kembali memenuhi kriteria Index Review global dan menghindari downgrade lebih lanjut.

3. Efek Domino Saham Konglomerasi: Rebound PANI & TPIA

Salah satu poin paling menarik adalah observasi terhadap saham-saham milik konglomerat. Fath menyoroti fenomena PANI (Grup Agung Sedayu/Salim) dan TPIA (Grup Barito/Prajogo Pangestu).

  • Anomali Pasca-MSCI: Saat pengumuman negatif dari MSCI keluar, saham-saham ini sempat terseret jatuh hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB). Namun, dalam waktu singkat, keduanya berhasil rebound bahkan melampaui harga sebelum koreksi.
  • Sinyal Akumulasi: Pembalikan arah dengan volume masif ini menjadi indikator bahwa "gameplay" saham konglomerasi berbeda dengan saham blue chip perbankan. Ada demand yang sangat besar di harga bawah, yang memicu spekulasi terjadinya rotasi modal kembali ke saham-saham grup konglomerat lainnya (seperti BREN atau saham grup Salim lainnya).

4. Proyeksi Bullion Bank BRIS: Alpha di Tengah Harga Emas

Pembahasan mengenai BRIS dalam live tersebut mengaitkan sisi fundamental bank dengan tren komoditas global.

  • Proksi Emas: BRIS memiliki keunggulan kompetitif sebagai salah satu bank yang memiliki lini bisnis emas yang kuat (bullion bank). Ketika harga emas dunia melonjak, BRIS mendapatkan sentimen positif yang tidak dimiliki oleh bank konvensional.
  • Alpha & Pertumbuhan: Fath  menjelaskan bahwa BRIS mampu memberikan Alpha (imbal hasil di atas rata-rata pasar) karena fundamentalnya tetap on-track dan minat investor terhadap saham syariah ini tetap tinggi meskipun porsi free float-nya masih di bawah 15%. Secara teknikal, Chartist Maybank Sekuritas, Satriawan, pun mengonfirmasi bahwa selama BRIS bertahan di atas level 2.330, potensi reli menuju 3.000 masih terbuka lebar.

Analisis Saham Teknikal

Berdasarkan hasil analisis teknikal Tim Investment Specialist Maybank Sekuritas, berikut adalah saham-saham dengan potensi pergerakan menarik:

Saham

Rekomendasi

Target Harga

Support Terdekat

BRIS

Buy on Weakness

2.630 - 3.040

2.270

BBTN

Buy

1.350 - 1.495

1.235

APLN

Speculative Buy

165

134

 

 

 

 

 

 

 

Selain daftar di atas, Satriawan memberi saran untuk memperhatikan pergerakan SSIA juga yang sedang menguji area resistance penting akibat katalis Tol Patimban, serta SMRA yang mulai diakumulasi seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Kesimpulan: Strategi & Momentum Saham

Kebijakan baru bursa mengenai transparansi kode broker dan mandat free float 15% merupakan langkah strategis untuk membawa pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi. Di sisi lain, kembalinya gairah pada saham konglomerasi seperti PANI dan TPIA memberikan sinyal bahwa kepercayaan investor domestik tetap solid di tengah dinamika indeks global.

Bagi investor, momentum ini adalah saat yang tepat, terutama pada sektor-sektor yang memiliki katalis unik dengan potensi bullion bank-nya. Jangan lewatkan momentum ini tanpa persiapan matang. Pastikan kamu memantau area support ketat untuk mengantisipasi volatilitas yang mungkin terjadi akibat perubahan kebijakan bursa.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan merupakan rekomendasi beli atau jual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu lakukan riset mandiri dan sesuaikan dengan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Tonton selengkapnya di: YouTube Maybank Sekuritas - Tiger Insights

hero
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
icon

Trading yang Mulus dan Efisien

Buka potensi trading saham dengan Maybank Trade ID, aplikasi andalan Anda untuk trading yang mulus dan efisien. Baik Anda seorang investor berpengalaman atau baru memulai, platform kami menjamin pengalaman perdagangan yang lancar.

icon

Advanced Analytics dan Real-Time Data

Maybank Trade ID menyediakan data pasar real-time dan analisis lanjutan, memberi Anda kekuatan untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi. Tetap selangkah lebih maju dari pasar dengan platform canggih kami.

icon

Dipercaya oleh Ribuan Orang

Bergabunglah dengan ribuan trader yang mempercayai Maybank Trade ID untuk kebutuhan investasi mereka. Unduh sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju trading yang lebih cerdas dengan alat intuitif dan dukungan yang dapat diandalkan.

Download New Maybank Trade ID by clicking these buttons below
App Store
Play Store
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
hero
Trading yang Mulus dan Efisien
hero
Advanced Analytics dan Real-Time Data
hero
Dipercaya oleh Ribuan Orang
Download Maybank Trade ID
app-storeapp-store

Alamat Kantor Pusat Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo KSEILogo IDLogo SIPFLogo Nabung

Alamat Kantor Pusat

Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

iconiconicon

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo Nabung
Logo KSEILogo IDLogo SIPF