
Kabar kurang sedap datang dari pasar modal dalam negeri. Memasuki kuartal pertama tahun 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa yang mengecewakan. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG resmi dinobatkan sebagai indeks saham dengan kinerja terburuk di dunia secara year-to-date (ytd).
Berdasarkan data Bloomberg, Januari hingga 25 Februari 2026, IHSG terkoreksi tajam sebesar 3,66%. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi "juru kunci" dari 92 indeks saham utama dunia yang dipantau secara global.
Penurunan tajam ini tidak terjadi tanpa alasan. Setidaknya ada tiga faktor utama yang memicu rontoknya indeks Bursa Efek Indonesia:
Investor asing terpantau melakukan aksi lepas saham secara masif (capital outflow). Saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) yang biasanya menjadi penopang indeks, seperti perbankan dan komoditas menjadi sasaran utama penjualan.
Sentimen negatif diperparah oleh kekhawatiran pelaku pasar global mengenai transparansi data emiten. Ada risiko besar bahwa status kelas pasar modal Indonesia bisa diturunkan MSCI dari Emerging Market menjadi Frontier Market, sejajar dengan bursa di Vietnam atau Filipina.
Di saat IHSG terpuruk, bursa global justru menunjukkan taji. Sebagai perbandingan dengan periode yang sama:
Kondisi IHSG yang menjadi indeks terlemah di dunia ini tentu menjadi alarm bagi investor ritel. Penurunan harga saham-saham perbankan dan komoditas besar memberikan tekanan pada portofolio investasi secara umum. Analis menyarankan investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan memperhatikan rilis laporan keuangan kuartal pertama sebagai acuan langkah selanjutnya.
Dalam situasi pasar yang cenderung bearish, penting bagi investor untuk:
Sumber:
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/100755/2026-ihsg-jadi-indeks-saham-terlemah-sedunia

Kabar kurang sedap datang dari pasar modal dalam negeri. Memasuki kuartal pertama tahun 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa yang mengecewakan. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG resmi dinobatkan sebagai indeks saham dengan kinerja terburuk di dunia secara year-to-date (ytd).
Berdasarkan data Bloomberg, Januari hingga 25 Februari 2026, IHSG terkoreksi tajam sebesar 3,66%. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi "juru kunci" dari 92 indeks saham utama dunia yang dipantau secara global.
Penurunan tajam ini tidak terjadi tanpa alasan. Setidaknya ada tiga faktor utama yang memicu rontoknya indeks Bursa Efek Indonesia:
Investor asing terpantau melakukan aksi lepas saham secara masif (capital outflow). Saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) yang biasanya menjadi penopang indeks, seperti perbankan dan komoditas menjadi sasaran utama penjualan.
Sentimen negatif diperparah oleh kekhawatiran pelaku pasar global mengenai transparansi data emiten. Ada risiko besar bahwa status kelas pasar modal Indonesia bisa diturunkan MSCI dari Emerging Market menjadi Frontier Market, sejajar dengan bursa di Vietnam atau Filipina.
Di saat IHSG terpuruk, bursa global justru menunjukkan taji. Sebagai perbandingan dengan periode yang sama:
Kondisi IHSG yang menjadi indeks terlemah di dunia ini tentu menjadi alarm bagi investor ritel. Penurunan harga saham-saham perbankan dan komoditas besar memberikan tekanan pada portofolio investasi secara umum. Analis menyarankan investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan memperhatikan rilis laporan keuangan kuartal pertama sebagai acuan langkah selanjutnya.
Dalam situasi pasar yang cenderung bearish, penting bagi investor untuk:
Sumber:
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/100755/2026-ihsg-jadi-indeks-saham-terlemah-sedunia


Trading yang Mulus dan Efisien
Buka potensi trading saham dengan Maybank Trade ID, aplikasi andalan Anda untuk trading yang mulus dan efisien. Baik Anda seorang investor berpengalaman atau baru memulai, platform kami menjamin pengalaman perdagangan yang lancar.

Advanced Analytics dan Real-Time Data
Maybank Trade ID menyediakan data pasar real-time dan analisis lanjutan, memberi Anda kekuatan untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi. Tetap selangkah lebih maju dari pasar dengan platform canggih kami.

Dipercaya oleh Ribuan Orang
Bergabunglah dengan ribuan trader yang mempercayai Maybank Trade ID untuk kebutuhan investasi mereka. Unduh sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju trading yang lebih cerdas dengan alat intuitif dan dukungan yang dapat diandalkan.
Alamat Kantor Pusat Maybank Sekuritas Indonesia
Sentral Senayan III Lantai 22,
Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,
Senayan, Jakarta 10270
Jam Operasional
Senin - Jumat
Pukul 08.30 - 16.30
Pada Hari Kerja
PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)





Alamat Kantor Pusat
Maybank Sekuritas Indonesia
Sentral Senayan III Lantai 22,
Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,
Senayan, Jakarta 10270
Jam Operasional
Senin - Jumat
Pukul 08.30 - 16.30
Pada Hari Kerja
PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)




