Free Float 15 Persen: Dampak ke Pasar dan Peluang Saham Emas
10:07, 6 February 2026
Market News
By Jazzy Refadebby

logo
Source : MSID Investment Education

Pasar modal Indonesia tengah bersiap menghadapi transisi besar. Kebijakan terbaru mengenai peningkatan standar free float 15% dan dinamika harga komoditas global, terutama emas, menjadi fokus utama para investor. Bagaimana strategi terbaik untuk mengoptimalkan portofolio Anda di tengah perubahan regulasi ini?

Dampak Aturan Free Float 15% terhadap Emiten Kakap

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama OJK tengah mendorong emiten untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham publik menjadi minimal 15%. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kriteria MSCI agar pasar saham Indonesia tetap investable dan kompetitif secara global.

1. Roadmap Bertahap selama 3 Tahun

Implementasi aturan ini tidak dilakukan secara instan, melainkan bertahap selama tiga tahun. Tujuannya adalah agar emiten memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan aksi korporasi seperti right issue atau divestasi saham tanpa mengganggu stabilitas pasar.

2. Saham Pilihan di Bawah Standar Free Float

Beberapa emiten dengan fundamental kuat saat ini masih memiliki free float di bawah 15%. Namun, Investment Specialist Maybank Sekuritas melihat peluang saham-saham yang masih melakukan ekspansi yang agresif serta memiliki kinerja keuangan yang baik dalam memanfaatkan peluang. Beberapa saham tersebut adalah:

  • ADMR (Adaro Minerals Indonesia)
  • PGO (Pertamina Geothermal Energy)
  • BRIS (Bank Syariah Indonesia)
  • BNGA (Bank CIMB Niaga)
  • CDIA (PT Chandara Daya Investasi Tbk) dan
  • CBDK. (PT Bangun Kosambi Sukses Tbk)

Mengincar "Harta Karun" di Saham Emas

Di saat harga emas dunia terus menunjukkan tren positif akibat ketidakpastian geopolitik, ada satu saham produsen emas dan tembaga besar yang sering luput dari perhatian: Aman Mineral Internasional (AMMN).

Mengapa AMMN Menarik di 2026?

Potensi Turnaround Keuangan: Setelah sempat terkendala pelarangan ekspor konsentrat pada 2025, AMMN kini telah mengantongi izin ekspor kembali. Hal ini diprediksi akan memicu pembalikan kinerja keuangan yang signifikan dari negatif menjadi positif di tahun 2026.

Proksi Emas dan Tembaga: AMMN mengoperasikan tambang emas dan tembaga terbesar kedua di Indonesia. Kenaikan harga kedua komoditas ini menjadi katalis kuat bagi pertumbuhan laba perusahaan.

Valuasi yang Mulai Atraktif: Performa saham AMMN yang cenderung tertinggal di tahun lalu membuat valuasinya kini mulai dilirik oleh investor value investing.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham Harian

Selain isu regulasi dan komoditas, berikut adalah beberapa saham yang menarik secara teknikal menurut analis teknikal Maybank Sekuritas:

  • ULTJ (Ultra Jaya): Menunjukkan pola ascending triangle dengan target harga di 1.730.
  • INDF (Indofood): Selama tertahan di level 7.000, berpotensi melakukan rebound menuju 7.450.
  • JSMR (Jasa Marga): Berhasil menembus resistance kuat; target double bottom berada di level 4.110.

Kesimpulan

Penyesuaian aturan free float 15% bukanlah ancaman, melainkan langkah menuju pasar yang lebih likuid dan transparan. Sementara itu, momentum kenaikan harga emas global memberikan peluang emas bagi emiten seperti AMMN untuk bersinar di tahun 2026.


Informasi ini dirangkum dari YouTube Maybank Sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Tonton tayangan lengkapnya di sini: Update Free Float 15% & Saham Emas

Artikel ini telah disunting pada 6 February 2026 pukul 10:07 oleh Jazzy Refadebby.
Free Float 15 Persen: Dampak ke Pasar dan Peluang Saham Emas
Market News
by Jazzy Refadebby
10:07, 6 February 2026
logo
Source : MSID Investment Education

Pasar modal Indonesia tengah bersiap menghadapi transisi besar. Kebijakan terbaru mengenai peningkatan standar free float 15% dan dinamika harga komoditas global, terutama emas, menjadi fokus utama para investor. Bagaimana strategi terbaik untuk mengoptimalkan portofolio Anda di tengah perubahan regulasi ini?

Dampak Aturan Free Float 15% terhadap Emiten Kakap

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama OJK tengah mendorong emiten untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham publik menjadi minimal 15%. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kriteria MSCI agar pasar saham Indonesia tetap investable dan kompetitif secara global.

1. Roadmap Bertahap selama 3 Tahun

Implementasi aturan ini tidak dilakukan secara instan, melainkan bertahap selama tiga tahun. Tujuannya adalah agar emiten memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan aksi korporasi seperti right issue atau divestasi saham tanpa mengganggu stabilitas pasar.

2. Saham Pilihan di Bawah Standar Free Float

Beberapa emiten dengan fundamental kuat saat ini masih memiliki free float di bawah 15%. Namun, Investment Specialist Maybank Sekuritas melihat peluang saham-saham yang masih melakukan ekspansi yang agresif serta memiliki kinerja keuangan yang baik dalam memanfaatkan peluang. Beberapa saham tersebut adalah:

  • ADMR (Adaro Minerals Indonesia)
  • PGO (Pertamina Geothermal Energy)
  • BRIS (Bank Syariah Indonesia)
  • BNGA (Bank CIMB Niaga)
  • CDIA (PT Chandara Daya Investasi Tbk) dan
  • CBDK. (PT Bangun Kosambi Sukses Tbk)

Mengincar "Harta Karun" di Saham Emas

Di saat harga emas dunia terus menunjukkan tren positif akibat ketidakpastian geopolitik, ada satu saham produsen emas dan tembaga besar yang sering luput dari perhatian: Aman Mineral Internasional (AMMN).

Mengapa AMMN Menarik di 2026?

Potensi Turnaround Keuangan: Setelah sempat terkendala pelarangan ekspor konsentrat pada 2025, AMMN kini telah mengantongi izin ekspor kembali. Hal ini diprediksi akan memicu pembalikan kinerja keuangan yang signifikan dari negatif menjadi positif di tahun 2026.

Proksi Emas dan Tembaga: AMMN mengoperasikan tambang emas dan tembaga terbesar kedua di Indonesia. Kenaikan harga kedua komoditas ini menjadi katalis kuat bagi pertumbuhan laba perusahaan.

Valuasi yang Mulai Atraktif: Performa saham AMMN yang cenderung tertinggal di tahun lalu membuat valuasinya kini mulai dilirik oleh investor value investing.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Saham Harian

Selain isu regulasi dan komoditas, berikut adalah beberapa saham yang menarik secara teknikal menurut analis teknikal Maybank Sekuritas:

  • ULTJ (Ultra Jaya): Menunjukkan pola ascending triangle dengan target harga di 1.730.
  • INDF (Indofood): Selama tertahan di level 7.000, berpotensi melakukan rebound menuju 7.450.
  • JSMR (Jasa Marga): Berhasil menembus resistance kuat; target double bottom berada di level 4.110.

Kesimpulan

Penyesuaian aturan free float 15% bukanlah ancaman, melainkan langkah menuju pasar yang lebih likuid dan transparan. Sementara itu, momentum kenaikan harga emas global memberikan peluang emas bagi emiten seperti AMMN untuk bersinar di tahun 2026.


Informasi ini dirangkum dari YouTube Maybank Sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Tonton tayangan lengkapnya di sini: Update Free Float 15% & Saham Emas

Artikel ini telah disunting pada 6 February 2026 pukul 10:07 oleh Jazzy Refadebby.
hero
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
icon

Trading yang Mulus dan Efisien

Buka potensi trading saham dengan Maybank Trade ID, aplikasi andalan Anda untuk trading yang mulus dan efisien. Baik Anda seorang investor berpengalaman atau baru memulai, platform kami menjamin pengalaman perdagangan yang lancar.

icon

Advanced Analytics dan Real-Time Data

Maybank Trade ID menyediakan data pasar real-time dan analisis lanjutan, memberi Anda kekuatan untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi. Tetap selangkah lebih maju dari pasar dengan platform canggih kami.

icon

Dipercaya oleh Ribuan Orang

Bergabunglah dengan ribuan trader yang mempercayai Maybank Trade ID untuk kebutuhan investasi mereka. Unduh sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju trading yang lebih cerdas dengan alat intuitif dan dukungan yang dapat diandalkan.

Download New Maybank Trade ID by clicking these buttons below
App Store
Play Store
Maybank Trade ID, Investasi Pintar dan Cepat
hero
Trading yang Mulus dan Efisien
hero
Advanced Analytics dan Real-Time Data
hero
Dipercaya oleh Ribuan Orang
Download Maybank Trade ID
app-storeapp-store

Alamat Kantor Pusat Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo KSEILogo IDLogo SIPFLogo Nabung

Alamat Kantor Pusat

Maybank Sekuritas Indonesia

Sentral Senayan III Lantai 22,

Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta 10270

Jam Operasional

Senin - Jumat

Pukul 08.30 - 16.30

Pada Hari Kerja

iconiconicon

PT Maybank Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Logo IDXLogo Nabung
Logo KSEILogo IDLogo SIPF